Investasi Tahap Awal PLTS 100 GWp Capai Rp135 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia membutuhkan investasi Rp135 triliun untuk membangun 14 proyek PLTS dengan kapasitas 5,3 GWp sebagai tahap awal program pengembangan PLTS 100 GWp. Program ini menggunakan lahan darat, waduk, dan atap bangunan untuk menggantikan PLTD di wilayah terpencil, menghemat Rp4,6 triliun per tahun dari APBN. Hingga saat ini, PLTS di Pulau Rengit dan Pulau Sembur berhasil menggantikan diesel secara penuh, termasuk penggunaan energi surya untuk cold storage di Pulau Sembur. Total investasi untuk mencapai target 100 GWp diperkirakan Rp1,140 triliun (73 miliar USD) dengan potensi efisiensi subsidi listrik Rp73,9 triliun per tahun. Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyelesaian program dalam dua tahun untuk mempercepat transisi energi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 15.37
Mega Proyek PLTS 100 GW Butuh Rp 1.140 T, Kurangi Emisi 140 Juta Ton CO2
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 21.35
PLTS 100 GW Hemat APBN, Impor Solar Bakal Ditekan
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 20.32
PLTS 100 GW Diprediksi Ciptakan 5,52 Juta Lapangan Kerja
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 20.30
Swasta Tak Mau Bangun PLTS 100 GW, Pemerintah Siapkan Danantara Ambil Alih
Berita terkait
MPR Ungkap Potensi Pengembangan Transisi Energi di RI
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 08.02
Airlangga Ajak Jerman Bangun PLTS 100 GW: Kami Butuh Teknologi dan Modal
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 11.52
Menteri Jerman Datang ke RI Bawa Bos-Bos, Mau Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.25
Proyek 100 Giga Watt PLTS Tahap Awal Bakal Diresmikan di Tol Bali
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 10.45