PSI: Tidak Ada Garansi NasDem Duduk di Parlemen karena Kesombongan Itu dan Akhirnya Gugurlah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai NasDem, dipimpin Surya Paloh, mengusulkan penaikkan ambang batas parlemen dari 4% menjadi 7% untuk menyamarkan jumlah partai di DPR. Usulan ini mendapat kritik tajam dari Ketua DPP PSI, Bestari Barus. Bestari menilai usulan itu tidak adil karena mengorbankan suara pemilih yang tidak diterjemahkan menjadi kursi parlemen. Ia menekankan bahwa pemilu harus memastikan keterwakilan politik bagi rakyat, bukan hanya kepentingan elite partai. Sementara itu, Surya Paloh menyatakan NasDem siap menanggung risiko tidak masuk parlemen jika ambang batas 7% diterapkan, sekaligus sekadar memprioritaskan efektivitas pemerintahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 20 September 2026 pukul 19.29
NasDem soal Usulan PT 7%: Sudah Sejak 2014, Murni dari Nurani
Detik.com · 19 September 2026 pukul 22.59
Surya Paloh Kukuh Ingin Ambang Batas 7%: Ikhlas Jika NasDem Tak Lolos
Berita terkait
Kader PSI Ungkap 'Rahasia' Politik Jokowi: Bukan Oligarki, Tapi...
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 15.56
Said Iqbal Sebut Wacana Ambang Batas Parlemen 5 Persen Dinilai Inkonstitusional
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 13.40
Bahlil Bicara Ambang Batas Parlemen dalam Revisi UU Pemilu: 5% Cocok
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 09.35
Bestari Barus: PSI Tak Takut Ambang Batas Parlemen 5 Persen
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.14