Pulang dari Timur Tengah, Kapal Induk Amerika dalam Kondisi yang 'Mengenaskan'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

USS Abraham Lincoln, kapal induk Amerika Serikat, kembali ke Thailand pada 2 September 2026 dengan kondisi dipenuhi karat dari bagian haluan hingga buritan. Kapal tersebut telah berlayar 286 hari sejak November 2025 lalu, termasuk operasi pertempuran dan blokade Iran di Timur Tengah. Ahli militer menyatakan karat di permukaan air laut merupakan hal normal bagi kapal yang beroperasi 60 hari atau lebih nonstop di laut. Perawatan mengharuskan 30 hari kerja dengan proses mengampelas karat, lalu mengoles lapisan cat anti-karat dan abu-abu. Selama kunjungan pelabuhan tujuh hari di Laem Chabang, hanya pekerjaan prioritas tinggi yang dapat dilakukan, fokus pada bagian haluan dan lambung depan paling rentan kerusakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 11.54
Bertambah, Iran Laporkan 19 Orang Tewas Akibat Serangan AS
Detik.com · 2 September 2026 pukul 17.25
AS-Iran Panas Lagi, Israel Siap Membalas Jika Diserang!
Detik.com · 2 September 2026 pukul 15.45
Usai Serang Iran, AS Imbau Warganya di Timur Tengah Waspada
Detik.com · 2 September 2026 pukul 15.34
Iran Sebut AS 'Setan' Usai Serangan ke Pesta Pernikahan
Berita terkait
AS Kirim Kapal Induk Lain ke Timur Tengah Usai Petaka Abraham Lincoln, Ada Apa?
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 04.06
AS Lakukan Serangan ke Pesta Pernikahan di Iran, Teheran: Setan!
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 17.14
Pemimpin Tertinggi Iran: AS dan Israel adalah Musuh Sejati Bersama
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 19.54
Pentagon Ungkap Ada 50.000 Tentara AS di Timur Tengah
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 15.31