Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

AS Lakukan Serangan ke Pesta Pernikahan di Iran, Teheran: Setan!

Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai 'Setan Besar' setelah serangan yang diduga dilakukan AS terhadap pesta pernikahan di Kuhestak, Iran selatan. Menurut Ghalibaf, serangan tersebut menyebabkan tewasnya minimal empat orang, termasuk anak-anak, dan puluhan orang lainnya terluka. Ghalibaf juga menyatakan bahwa insiden serupa, seperti serangan terhadap sekolah di Minab, merupakan bagian dari pola serangan yang sama. Ia menuduh AS dan Israel bertindak seperti 'Setan' dengan menargetkan warga sipil.

Iran merespons serangan tersebut dengan melancarkan serangan drone dan rudal terhadap fasilitas militer AS di beberapa negara Timur Tengah, termasuk Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan wilayah Kurdistan Irak. Militer AS melalui juru bicaranya, Tim Hawkins, membantah tuduhan tersebut dan justru menuduh Garda Revolusi Iran (IRGC) yang menyasar warga sipil.

Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa pasukan AS melakukan serangan 'besar dan dahsyat' di dekat Selat Hormuz sebagai respons terhadap dugaan penempatan ranjau laut oleh Iran. Trump juga mengklaim berhasil menghalau rudal yang diluncurkan Iran ke pangkalan AS di Yordania. Ia kemudian memperingatkan Iran agar tidak membalas serangan, dengan ancaman akan diserang kembali dengan kekuatan yang lebih besar.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait