Purbaya: Insentif Motor Listrik Jadi Rp3 Juta per Unit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah menyiapkan anggaran Rp3 triliun untuk program insentif pembelian motor listrik sebesar Rp3 juta per unit. Insentif ini mendukung target produksi 1 juta motor listrik dalam negeri, meskipun jumlahnya lebih rendah dari rencana awal sebesar Rp5 juta per unit. Purbaya memperkirakan anggaran tidak akan sepenuhnya terserap pada 2026 karena kapasitas produksi nasional belum mencapai 1 juta unit, dengan perkiraan hanya mencapai 100 ribu unit pada akhir tahun. Pemerintah masih akan mengevaluasi penyerapan anggaran hingga akhir tahun dan membuka kemungkinan penambahan anggaran jika diperlukan. Insentif motor listrik diproyeksikan mulai disalurkan pada September 2026, setelah menunggu penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Purbaya juga akan berkoordinasi dengan Menteri Perindustrian terkait kelanjutan program ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 07.00
Rencana Pemangkasan Insentif Motor Listrik Dinilai Menjaga Ketahanan Fiskal
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 09.17
Baru Berlaku September, Insentif Motor Listrik Rp3 Juta Dinilai Kurang Efektif
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 21.43
ALVA dan Gesits Disebut Bakal Dapat Insentif Motor Listrik, Harganya Mulai Rp23 Jutaan
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 21.34
Aismoli Ungkap Penetrasi Pasar Motor Listrik Nasional Masih di Bawah 1 Persen, Ini Buktinya
Berita terkait
Pemerintah Bentuk Tim DIM RUU Migas Setelah Surpres Terbit
JawaPos · 21 September 2026 pukul 17.31
Tertinggi di RI! Motor Listrik Ini Punya Kandungan Lokal Tembus 75%
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 11.30
Sesuai Kebijakan Pemerintah, Pertamina Pastikan BBM Subsidi Tidak Naik
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 13.24
Menkeu Purbaya Sebut Makin Dikit Masyarakat Ikut Demo Sinyal Ekonomi Indonesia Mulai Membaik
JawaPos · 8 September 2026 pukul 18.15