Jakarta · Sabtu, 22 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rencana Pemangkasan Insentif Motor Listrik Dinilai Menjaga Ketahanan Fiskal

Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai pemangkasan insentif pembelian motor listrik dari Rp 5 juta menjadi Rp 3 juta per unit dapat menjaga ketahanan fiskal APBN. Rizal Taufikurahman menyatakan pemangkasan ini membuat beban anggaran negara lebih terkendali, meskipun insentif masih mendukung penjualan motor listrik. Penyerapan motor listrik tidak tergantung pada besar subsidi, melainkan efektivitas setiap rupiah insentif dalam menghasilkan penjualan dan nilai tambah ekonomi. Ia mendorong insentif yang lebih terarah seperti TKDN, produksi domestik, industri baterai, dan penggunaan kendaraan dengan mobilitas tinggi untuk memperkuat industri nasional serta mengurangi konsumsi BBM.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait