Baru Berlaku September, Insentif Motor Listrik Rp3 Juta Dinilai Kurang Efektif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Rp3 juta insentif motor listrik September 2026 dinilai kurang efektif. AISMOLI menyatakan waktu sampai akhir tahun 2026 terlalu singkat untuk masyarakat manfaatkan program. Penyaluran insentif membutuhkan tahapan administrasi dan waktu sosialisasi ke konsumen. Jika masa program pendek, konsumen baru tertarik ketika kuota hampir habis. AISMOLI lebih menekankan kepastian waktu pelaksanaan daripada besaran anggaran. Riniwaty AISMOLI berharap implementasi segera atau paling lambat 1-2 bulan setelah pengumuman. Besaran Rp3 juta berbeda dampaknya dibanding Rp5-7 juta. Anggaran Rp3 triliun dapat mencakup 1 juta unit motor listrik, namun realisasi diperkirakan hanya 100.000 unit karena kapasitas produksi belum mencukupi. Program masih menunggu PMK dan diresmikan September 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.40
Insentif Motor Listrik Dipangkas Jadi Rp3 Juta, Ini Dampaknya
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 20.00
Pemerintah Pangkas Insentif Motor Listrik dari Rp 5 Juta jadi Rp 3 Juta, Ekonom Acungi Jempol
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 18.09
Indef Dukung Insentif Motor Listrik Dikurangi untuk Kuatkan Fiskal
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 05.55
Bukan Rp 5 Juta, Insentif Motor Listrik Turun Jadi Rp 3 juta
Berita terkait
Insentif Motor Listrik Tunggu Keputusan Menteri Keuangan
Detik.com · 23 September 2026 pukul 16.46
Purbaya Ungkap Insentif Motor Listrik Turun Jadi Rp3 Juta per Unit
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.44
Industri Motor Listrik Minta Kepastian Aturan, Bukan Sekadar Insentif
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 19.06
Insentif Motor Listrik Belum Cair, Moeldoko Beri Kata-Kata Tak Terduga
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 06.05