Purbaya pastikan dana pembayaran utang kereta cepat tersedia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memiliki dana yang cukup untuk membayar utang kereta cepat setelah pengalihan pada September 2025. Dana tersebut tersedia melalui perusahaan BUMN di bawah Kemenkeu, sehingga tidak perlu mencari investor baru. Setelah pengalutan, kewajiban utang akan ditangani oleh perusahaan Special Vehicle Mission (SMV) atau Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkeu yang dinilai mampu memenuhi kewajiban dengan keuntungan bersih hingga Rp800 miliar per tahun. Pengalihan dilakukan tanpa transaksi pembayaran kepada Danantara Indonesia, dengan penyertaan ekuitas bernilai nol rupiah dan Kemenkeu menanggung utang ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 22.19
Tok! DPR Setuju Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,8 Triliun, Ini Rinciannya
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.40
Telkom Pangkas Anak Usaha dari 68 Jadi 18, Ini Dampaknya ke Kinerja
Detik.com · 7 September 2026 pukul 13.32
Telkom Diminta Konsolidasi Fiber BUMN, Aset Mana Saja yang Masuk?
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.21
Video: Alasan Danantara Investasi Rp 44 T Ke Perusahaan Daging Brasil
Berita terkait
Danantara soal Alih Saham BUMN di KCIC ke Kemenkeu: Rencana September
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 19.31
BUMN Cuan Rp120 Triliun, Purbaya Pastikan Danantara Bakal Setor ke Kas Negara Tahun Ini
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 16.00
Danantara Fokus Bereskan 3 Persoalan Utama BUMN, Begini Jurusnya
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.07
Danantara Tegaskan Saham BUMN di KCIC Bakal Dialihkan ke Kemenkeu
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.51