Purbaya Sebut Porsi Manufaktur Menyusut Bukan Berarti Lesu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa menyusutnya porsi industri pengolahan dalam pertumbuhan ekonomi nasional tidak berarti sektor manufaktur sedang melemah. Menurutnya, penurunan kontribusi relatif tersebut lebih karena pertumbuhan sektor lain yang lebih cepat, sementara industri pengolahan tetap mencatat pertumbuhan positif. Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan mengoptimalkan instrumen kebijanan pada semester II 2026 untuk memperkuat daya saing sektor industri manufaktur. Ia juga berharap pemulihan permintaan global dalam beberapa bulan mendatang dapat menjadi pendorong bagi peningkatan produksi dan ekspor industri manufaktur nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur masih berada di zona ekspansi dengan Indeks Kondisi dan Prospek Bisnis Manufaktur (IKBM) Indonesia mencapai 52,31 pada kuartal II 2026, meningkat dari 51,37 pada kuartal I 2026. Namun, kontribusi sektor industri pengolahan terhadap pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2026 turun menjadi 0,90 poin persentase dibandingkan 1,03 poin persentase pada kuartal I 2026 dan 1,13 poin persentase pada periode yang sama tahun sebelumnya. Purbaya menjelaskan bahwa kondisi ini lebih mencerminkan perubahan komposisi pertumbuhan antar sektor ekonomi daripada pelemahan fundamental industri manufaktur itu sendiri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 15.55
Kondisi Manufaktur RI Ekspansif di Kuartal II-2026, BPS Beri Buktinya!
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 20.50
Indeks Stok-Produksi Industri Naik Tapi Tenaga Kerja Turun, Tanda Apa?
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 19.50
Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Manufaktur dan Investasi Makin Bergairah
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 16.28
Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Kuartal II-2026, Purbaya: Cukup Baik!
Berita terkait
Purbaya Bersiap Terapkan Pajak Baru 2027, Simak
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 06.30
Ekonom Sebut 2 Sektor Ini Bisa Dongkrak Ekonomi RI
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 15.05
Ekonom Bagi Jurus Ekonomi Tembus 8%, Jaga Konsumsi-Dorong Manufaktur
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.45
BPS Buka Data Kemiskinan di Kaltim yang Dipimpin Rudy Mas'ud
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 11.39