Purbaya Tak Tutup Mata Soal Data Desil: Anak Saya Desil 7 Harusnya 10
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343445/original/064763900_1788857469-email-attachment_2026_09_08_immanuel-christian_purbaya-akui-tak-pusing-urus-anggaran-mbg_IMG_6935.jpeg)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah tidak akan menutup mata terhadap keluhan masyarakat terkait ketidaksesuaian data desil. Ia memastikan pemerintah akan menguji data BPS sebelum digunakan sebagai dasar kebijakan dengan mengambil sampel dari ratusan data dan membandingkannya dengan kondisi masyarakat yang sebenarnya. Jika ditemukan banyak ketidaksesuaian, pemerintah akan meminta BPS melakukan perbaikan.
Purbaya memberikan contoh konkret ketidaksesuaian data dengan menyampaikan keluhan masyarakat terkait anaknya yang seharusya berada di desil 7 ternyata berada di desil 10. Ia menegaskan bahwa ketidaksesuaian data dapat memengaruhi ketepatan sasaran kebijakan pemerintah.
Terkait pembaruan data, Purbaya membuka kemungkinan pemerintah kembali menggunakan data lama jika data baru belum cukup akurat. Perbaikan data akan dilakukan secara bertahap. Meski demikian, ia menyatakan belum menerima pengajuan tambahan anggaran dari BPS, menilai anggaran yang telah dialokasikan lebih dari Rp 7 triliun seharusya masih mencukupi untuk sensus dan pemutakhiran data.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 8 September 2026 pukul 18.15
Menkeu Purbaya Sebut Makin Dikit Masyarakat Ikut Demo Sinyal Ekonomi Indonesia Mulai Membaik
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 19.31
Ada Bencana, Purbaya Pede Ekonomi RI Tetap Tumbuh Sesuai Target
Berita terkait
BPS Minta Anggaran Lagi untuk Perbaiki Data Desil, Purbaya: Dulu Janji Harusnya Cukup
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 18.15
Top 3: Purbaya Gelontorkan Rp 7 Triliun untuk Benahi Data Desil DTSEN
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.30
Dari Rp330 T Jadi Rp240 T, Anggaran MBG Masih Bakal Dipangkas Lagi
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 09.05
Anggaran MBG Mau Dikurangi hingga di Bawah Rp 200 T!
Detik.com · 4 September 2026 pukul 08.01