Top 3: Purbaya Gelontorkan Rp 7 Triliun untuk Benahi Data Desil DTSEN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8630198/original/059442900_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.05.jpeg)
Pemerintah mengalokasikan anggaran hampir Rp 7 triliun ke Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meningkatkan kualitas Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, alokasi ini diberikan setelah BPS meminta dukungan pemerintah agar proses pendataan berjalan lebih efisien dan akurat. DTSEN menjadi fokus perhatian karena menjadi dasar kebijakan pemerintah, termasuk rencana pembatasan BBM bersubsidi. Purbaya menargetkan kualitas data DTSEN akan lebih baik pada tahun depan, sekaligus mengakui kemungkinan adanya kesalahan kecil dalam survei yang biasanya terjadi. Salah satu kebijakan yang sedang dipertimbangkan adalah pembatasan pembelian Pertalite bagi masyarakat di desil 9 dan 10. Pembenahan DTSEN diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang lebih tepat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 09.30
Purbaya Guyur BPS Rp7 Triliun, Salah Satunya Bereskan DTSEN
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 16.56
Kemenkeu Klarifikasi Anggaran BPS Rp 7 Triliun: Bukan Cuma untuk DTSEN
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 08.31
Kemenkeu: Anggaran Rp 7 T Total Alokasi BPS, Tak Cuma DTSEN & Sensus Ekonomi
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.43
Kemenkeu Klarifikasi Pernyataan Purbaya soal Anggaran Rp7 T Buat BPS
Berita terkait
Purbaya Gelontorkan Rp 7 Triliun untuk Benahi Data Desil DTSEN
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.40
Kemenkeu Luruskan Pernyataan Purbaya soal Anggaran DTSEN Hampir Rp7 Triliun
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 08.49
Anggota DPR ajak warga Bengkulu sukseskan Sensus Ekonomi 2026
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 00.07
Purbaya Benahi DTSEN Setelah Desil 9-10 Dinilai Tak Tepat Sasaran
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.00