Purbaya Tawarkan Pinjaman PT SMI, Pramono Tetap Ngotot Ajukan Obligasi DKI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyarankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggunakan skema pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk membiayai pembangunan. Purbaya menilai kondisi keuangan Jakarta masih kuat dan mengingatkan risiko fiskal jika daerah gagal membayar pokok serta bunga obligasi, yang berpotensi membebani pemerintah pusat.
Namun, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tetap berencana mengajukan penerbitan obligasi daerah untuk memperluas ruang fiskal. Dana tersebut direncanakan untuk membiayai proyek jangka menengah, termasuk kelanjutan LRT Jakarta rute Manggarai-Dukuh Atas, serta sektor kesehatan dan sosial. Meskipun ada saran dari pusat, Pemprov DKI memilih mekanisme pasar keuangan sebagai sumber pendanaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 18.28
Menkeu Purbaya imbau pemda siapkan mitigasi bila terbitkan obligasi
Berita terkait
Purbaya: Jakarta Enggak Perlu Obligasi, Uangnya Sudah Kebanyakan
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.13
Jakarta Bakal Terbitkan Obligasi Rp 3,5 Triliun, Pengusaha Muda Siap Ambil Peran
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 14.45
Polemik Obligasi Jakarta! Purbaya Bilang Uang DKI Banyak, Pramono Balik Jawab: Kami Juga Disuruh Bangun Banyak
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 03.19
Jadi Beban Pemerintah Pusat, Purbaya Ingatkan Pramono Tak Terrbitkan Obligasi
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 10.35