Purbaya Tegaskan Babinsa-Bhabinkamtibmas Tak Ikut Tagih Pajak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Babinsa (TNI AD) dan Bhabinkamtibmas (Polri) tidak akan terlibat dalam proses penagihan pajak secara langsung. Ia menjelaskan, keterlibatan TNI dan Polri hanya dilakukan untuk keperluan koordinasi kewilayahan dan aspek keamanan, seperti melindungi petugas pajak dari ancaman kekerasan. "Penggunaan Koramil dan Babinsa tidak pernah kami gunakan untuk menagih pajak. Itu hanya untuk keamanan saja," katanya di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Rabu (5/8/2026).
Purbaya menegaskan pula bahwa TNI dan Polri tidak akan digunakan untuk meningkatkan penerimaan pajak negara. Menurutnya, aparat keamanan tidak akan dipersiapkan untuk memahami mekanisme pemungutan pajak. Sebaliknya, kerja sama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersifat informatif dan koordinatif, bukan sebagai pelaksana pemeriksaan atau penagihan pajak.
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menambahkan, kerja sama dengan aparat keamanan sudah diatur dalam Surat Edaran (SE) yang berlaku sejak 2020. SE ini hanya berisi koordinasi informasi antarinstansi dan ditujukan untuk penggunaan internal DJP, bukan sebagai kebijakan baru yang mengikat wajib pajak secara langsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 08.00
Kata Purbaya soal Pelibatan TNI–Polri dalam Pajak
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 14.25
Kata Mabes TNI soal Sertifikat Pramuka Bisa Daftar TNI-Polri Tanpa Tes
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 09.24
Syarat Jadi Pramuka Garuda Agar Bisa Masuk TNI-Polri Tanpa Tes
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 09.24
Syarat Jadi Pramuka Garuda yang Disebut Bisa Masuk TNI-Polri Tanpa Tes
Berita terkait
Pemerintah Jaga Stabilitas Papua, Warga Dijamin Aman Rayakan HUT RI
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.40
Prabowo Dorong TNI-Polri 'Bersaing' dalam Pendidikan Lewat SMA Taruna
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.30
Prabowo Respons soal Persaingan TNI vs Polri: Itu yang Kita Inginkan
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.45
Prabowo Minta TNI-Polri Usut Pejabat Soal 1.000 Tambang Timah Ilegal
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.14