Putin Klaim Rusia Unggul di Perang Ukraina, Sebut Kepemimpinan Kyiv Teroris
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim posisi pasukannya lebih unggul dalam perang di Ukraina dan menyebut kepemimpinan Ukraina sebagai kelompok teroris. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers setelah KTT di Kirgistan. Putin menegaskan Rusia tetap membuka peluang negosiasi jika muncul momentum baru, meski enggan bernegosiasi dengan pihak yang disebutnya sebagai teroris.
Putin mengklaim pasukan Rusia telah menguasai wilayah sekitar 270 kilometer persegi di Donetsk, Ukraina timur, sepanjang Agustus. Ia juga menyebut sejumlah besar tentara Ukraina berada dalam kondisi terkepung dan pasukan Rusia terus bergerak menuju Kota Sloviansk dan Kramatorsk. Selain operasi di medan perang, Putin menyatakan Rusia tengah mempersiapkan serangan besar terhadap infrastruktur energi Ukraina.
Putin merespons peringatan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kepada maskapai penerbangan terkait kemungkinan drone Ukraina mengganggu ruang udara Rusia. Ia menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk terorisme negara dan memperingatkan Moskwa akan memberikan respons jika serangan semacam itu terjadi. Putin juga mengakui serangan Ukraina ke wilayah Rusia telah menimbulkan kerusakan, namun tetap optimis dengan kondisi militer Rusia saat ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 10.24
Anggota Parlemen Rusia Desak Putin Gunakan Bom Nuklir untuk Paksa Ukraina Menyerah
Detik.com · 2 September 2026 pukul 10.21
Bertemu Putin, Presiden Iran Apresiasi Dukungan Rusia Selama Perang Lawan AS
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 07.24
Boikot Gagal, Trump Sambut Rusia di G20 meski Uni Eropa Ngamuk
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 06.05
Nasib Kewarganegaraan 8 WNI Setelah Gabung Tentara Rusia
Berita terkait
Studi Rusia: 7.000 Tentara Asing dari 70 Negara Bertempur di Ukraina
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 19.41
Rusia dan Ukraina Lakukan Pertukaran Tawanan Perang Melalui Belarus
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 10.00
Drone Ukraina Hantam Gudang Ozon di Rusia, 10 Orang Tewas
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 03.00
Mantan Menhan Ukraina: Demokrasi Tidak Boleh Disandera Rusia
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 16.25