Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rekening Botok Diperiksa, Syahganda Bongkar: Tak Mungkin Tanpa Bohir

Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan, menyatakan bahwa pemeriksaan rekening Bank Mandiri milik koordinator aksi warga Pati, Supriyono alias Mas Botok, menjadi salah satu faktor penyebab aksi demonstrasi 27 Agustus 2026 tidak sebesar tahun sebelumnya. Rekening tersebut sempat diblokir sementara oleh aparat, kemudian diaktifkan kembali sehari sebelum aksi berlangsung. Syahganda menjelaskan bahwa penggalangan dana kali ini dilakukan secara konvensional melalui rekening pribadi, berbeda dengan penggunaan platform digital seperti Tahun 2025, sehingga para donatur takut identitasnya terungkap oleh aparat. Menurutnya, tidak mungkin aksi besar tanpa adanya dukungan atau "bohir" dari pihak tertentu.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pemblokiran rekening bukanlah tindakan permanen, melainkan penundaan transaksi selama lima hari kerja untuk mengklarifikasi legalitas penggalangan dana yang menggunakan rekening perorangan. Pembatasan transaksi tersebut berlangsung pada 21 hingga 22 Agustus 2026. Rekening yang terblokir menampung dana pribadi dan donasi masyarakat senilai Rp80,9 juta, yang rencananya digunakan untuk biaya operasional dan sewa bus massa asal Pati ke Jakarta.

Dalam rapat bersama Komisi III DPR RI dan Polda Metro Jaya pada 26 Agustus 2026, PT Bank Mandiri resmi membuka kembali akses rekening tersebut dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Syahganda juga menyampaikan bahwa mobilisasi massa dalam aksi tersebut didominasi penggunaan bus-bus yang disebutnya cukup mewah, yang menurutnya pasti ada pihak yang menyponsori biaya tersebut.

Berita terkait