Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rekening Raksasa Migas Iran Dibekukan Gegara Terlilit Utang Rp 304 T

Rekening bank National Iranian Oil Company (NIOC) dibekukan Bank of Industry and Mine milik pemerintah Iran akibat utang yang membengkak. Kepala National Development Fund (NDF) Iran, Mehdi Ghazanfari, menyatakan NIOC tak mampu melunasi utang hampir US$17 miliar (Rp304,3 triliun). Pembekuan ini terjadi meski undang-undang anggaran Iran sebenarnya menangguhkan pembayaran sebagian utang NIOC hingga Maret 2027.

Ghazanfari menjelaskan pengembangan ladang minyak Azadegan—yang diandalkan untuk pelunasan utang—melambat akibat hambatan birokrasi. Rencana pengalihan ladang minyak lain untuk bayar utang juga ditunda. Tekanan keuangan NIOC memburuk oleh sanksi internasional, minimnya investasi asing, dan ketergantungan pada pembiayaan domestik. Dana NDF yang semula untuk dana kekayaan negara kini banyak dipakai membiayai proyek.

Terpisah, NIOC berselisih dengan otoritas pajak soal kepatuhan faktur digital. Otoritas pajak sempat memblokir dan menarik dana rekening NIOC, namun dihentikan setelah intervensi kantor hukum pemerintah. NIOC berpendapat penjualan minyak negara dan transaksi ekspor rahasia tak boleh diperlakukan seperti aktivitas komersial biasa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait