Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Terlilit Utang Rp303 Triliun, Rekening Perusahaan Minyak Iran NIOC Dibekukan Bank Negara

Bank Milik Negara Iran, Bank of Industry and Mine, membekukan rekening milik National Iranian Oil Company (NIOC) akibat meningkatnya beban utang perusahaan minyak nasional. Langkah ini mencerminkan tekanan finansial yang semakin berat terhadap sektor energi Iran di tengah sanksi internasional dan keterbatasan pendanaan eksternal.

Menurut Kepala National Development Fund (NDF) Mehdi Ghazanfari, NIOC diperkirakan tidak mampu melunasi utang sebesar USD17 miliar (setara Rp303 triliun) kepada NDF melalui pendapatan dari Lapangan Minyak Azadegan. Pengembangan ladang minyak terbesar Iran tersebut tertunda akibat hambatan birokrasi dan administrasi. Meskipun undang-undang anggaran Iran memberikan penangguhan pembayaran sebagian utang hingga Maret 2027, kondisi saat ini membuat pelunasan tidak dapat dilakukan sesuai rencana.

Ghazanfari berharap penyelesaian konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dapat memperbaiki kondisi ekonomi sehingga proses pembayaran utang dapat kembali berjalan normal. Hingga kini, pihak NIOC belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan pembekuan rekening tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait