Rencana BLU Sektor Energi Dinilai Rawan, Pengamat Ingatkan Risiko Gangguan Listrik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) untuk membentuk Badan Layanan Umum (BLU) Sektor Energi. Badan ini akan mengelola seluruh rantai pasokan batu bara dan gas bumi untuk pembangkit listrik, mulai dari perencanaan, pengadaan, hingga distribusi guna memperkuat ketahanan energi nasional.
Namun, Direktur Eksekutif IRESS, Marwan Batubara, menilai rencana ini rawan karena cakupan tugas BLU Energi terlalu luas. Fungsi pembelian dan distribusi yang direncanakan berpotensi tumpang tindih dengan badan usaha yang sudah ada. Hal ini dikhawatirkan justru menambah mata rantai pengelolaan energi dan bertentangan dengan agenda efisiensi BUMN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 08.45
Olah Bensin dari Batu Bara, Bahlil Lahadalia Cari Teknologi yang Cocok
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 20.37
Bahlil Beber Alasan Prabowo Mau Buat Bensin dari Batu Bara
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.57
Prabowo Mau Bikin Bensin dari Batu Bara, Bahlil: Perusahaan China Sudah Antre Kerja Sama
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 14.01
Bahlil siap laksanakan arahan Presiden ubah batu bara jadi bensin
Berita terkait
Pemerintah Siapkan BLU Energi, Kendalikan Rantai Pasok Batu Bara dan Gas Pembangkit Listrik
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 22.01
Ada BLU Beli Batu Bara-Gas untuk Listrik, PLN EPI Buka Suara
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.15
BLU Energi Disiapkan, PLN EPI Buka Suara
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 22.30
Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Bahlil Siap Sulap Batu Bara Kalori Rendah jadi Bensin
JawaPos · 21 September 2026 pukul 14.45