Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Resign Kok Bayar? Ini Fenomena Aneh Pekerja Jepang

Fenomena jasa agen pengunduran diri (taishoku daiko) meningkat di Jepang karena budaya kerja yang menekankan loyalitas tinggi dan hierarki ketat. Layanan ini memungkinkan pekerja resign tanpa konfrontasi dengan atasan untuk menghindari intimidasi, rasa bersalah, atau dampak pelecehan di tempat kerja. Salah satu agensi, Albatross, melayani sekitar 450 klien per bulan dengan biaya sekitar US$ 138,5 per orang, mayoritas adalah profesional muda di sektor jasa dan manufaktur.

Selain taishoku daiko, muncul tren ketidakpuasan kerja lainnya seperti Ribenji Taishoku (resign balas dendam) yang merugikan perusahaan, serta Shizuka na Taishoku (quiet quitting) yang dilakukan oleh 45% karyawan penuh waktu. Tingginya tren ini dipicu oleh tekanan mental dan budaya 'pekerjaan seumur hidup' pasca Perang Dunia II yang membuat pengunduran diri dianggap sebagai pengkhianatan terhadap perusahaan.

Berita terkait