RI Beli Minyak Rusia, Trump Pegang Senjata Tarif 100 Persen: Indonesia Bisa Kena?
Warta Ekonomi± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia melanjutkan pembelian 150 juta barel minyak mentah Rusia hingga akhir 2026 sebagai cadangan energi nasional. Rusia sudah dikenai sanksi AS, namun tarif 100 persen tidak otomatis berlaku. Risiko ada jika Indonesia masuk dalam lima besar pembeli energi Rusia atau menabrak aturan sanksi. Produksi domestik 571.731 barel/hari, di bawah target 610 ribu barel/hari. Kebijakan tetap berlandaskan keekonomian dan politik bebas aktif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 16.30
DEN Ungkap Peta Jalan Energi RI: Target EBT Tembus 72% di 2060
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.51
MNK Rokan: Tonggak Baru Pengembangan MNK Indonesia Oleh Pertamina
Berita terkait
Bahlil Tak Mau RI Pilih-pilih Minyak di Tengah Dunia Sulit, Rusia Mulai Dibeli
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 17.23
Peran Besar Energi Topang Telekomunikasi dan Layanan Publik RI
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 22.07
Peringatan Keras Buat Trump, Negara-Negara Ini Bersatu Lawan Amerika
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 13.00
Iran dan Rusia Kritik Sanksi Ekonomi, Bidik Penguatan Perdagangan BRICS
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 19.37