RI Impor Sapi & Daging Australia, Segini Jumlahnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mengimpor sapi hidup sebanyak 92,7 ribu ton pada periode Januari hingga Juli 2026, dengan total nilai US$ 331 juta (setara Rp 5,85 triliun). Seluruh impor sapi hidup berasal dari Australia, sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat. Selain sapi hidup, Indonesia juga mengimpor daging sapi seberapa 85,1 ribu ton dengan nilai US$ 373,3 juta pada periode yang sama. Tiga negara asal impor daging sapi adalah Australia, India, dan Brazil.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa realisasi impor daging sapi beku baru mencapai 43%, sementara impor sapi hidup mencapai 70%. Untai menyampaikan bahwa pemerintah telah memanggil seluruh importir untuk mempercepat realisasi impor, karena sebagian besar importir baru mencapai 50% dari target.
Langkah ini dilakukan untuk mengatasi kenaikan harga daging sapi yang melebihi Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat konsumen. Dengan meningkatkan impor, pemerintah berupaya menurunkan harga daging sapi agar lebih terjangkau bagi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 05.45
Amran Bongkar Dugaan Monopoli di Balik Kenaikan Harga Pakan Ayam
Berita terkait
Daftar Terbaru Harga BBM Pertamina per September 2026, Pertamax Green 95 Naik Hari Ini
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 08.05
Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax Green 95, Berlaku 2 September 2026
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 05.40
PalmCo Rintis Proyek Kedelai 1.000 Hektare untuk Tekan Impor
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 20.03
RI Impor Sapi Hidup 92.700 Ton dari Australia
Detik.com · 1 September 2026 pukul 15.05