Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Amran Bongkar Dugaan Monopoli di Balik Kenaikan Harga Pakan Ayam

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap adanya dugaan praktik monopoli yang mendugaakibatkan kenaikan harga pakan ayam. Temuan ini muncul setelah peternak ayam melakukan aksi protes di berbagai daerah. Amran menyatakan bahwa pihak tidak bertanggung jawab naik secara tidak wajar, termasuk biaya penurunan pakan dari kapal yang mencapai US$7 atau sekitar Rp124.166 per ton. Pemerintah telah melaporkan kasus ini ke Satgas Pangan Polri untuk ditindaklanjuti.

Untuk mengontrol harga pakan, pemerintah menjadikan ID Food sebagai stabilisator impor. Karena ID Food merupakan BUMN, pemerintah dapat menetapkan harga secara langsung. Amran juga menemukan monopoli dalam biaya penurunan barang dari kapal, yang sebelumnya naik hingga US$7 per ton. Setelah investigasi, pemerintah menemukan praktik monopoli dan mengirimkan surat ke Satgas Pangan agar segera ditindaklanjuti.

Di sisi lain, pemerintah khawatir harga ayam dan telur tidak jatuh terlalu rendah ketika pasokan meningkat. Badan Gizi Nasional (BGN) diharapkan menyerap produksi ayam dan telur agar harga tetap stabil. Amran telah menyurati Kepala BGN, Sudaryono, untuk membantu menstabilkan harga. Akhir-akhir ini, harga ayam hidup di tingkat peternak berkisar Rp24.000-Rp25.000 per kg, sementara harga pakan naik sekitar Rp1.000-Rp1.200 per kg dalam tiga bulan terakhir, dari Rp8.300-Rp8.500 menjadi sekitar Rp9.500 per kg. Harga DOC juga naik dari Rp6.000 menjadi Rp8.000-an per ekor.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait