Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

RI Mau Gandeng China Bangun Kereta di Kalimantan

Pemerintah Indonesia mempertimbangkan investasi China untuk membangun jaringan kereta api Trans-Kalimantan sepanjang 2.772 km. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan China dan Rusia telah menyatakan minat pada proyek tersebut. Trans Kalimantan diproyeksikan sebagai bagian dari rencana ekspansi hingga 2045, menghubungkan berbagai daerah di Kalimantan sekaligus mendukung pembangunan Nusantara, ibu kota baru Indonesia yang belum memiliki jaringan kereta api umum. Proyek ini dipercepat setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang. Investasi China kini lebih selektif pasca kegagalan proyek metro bawah tanah Bali senilai US$ 20 miliar dan tekanan keuangan pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Analis menilai China mampu menawarkan ekosistem lengkap termasuk pembiayaan, teknologi, dan personel berpengalaman.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait