RI Mau Lobi AS Biar Sawit Nggak Kena Tarif 10%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto melobi Amerika Serikat agar produk kelapa sawit dan sumber daya alam lainnya dikecualikan dari tarif 10%. Airlangga menyampaikan hal ini di Jakarta, Senin (27/7/2026). Dalam pembahasan Section 301 terkait isu kerja paksa, Indonesia dinilai relatif patuh. Jumlah negara patuh naik dari 6 menjadi 17, sementara yang belum patuh dikenakan tarif 12,5%. Pemerintah AS masih menginvestigasi isu kelebihan kapasitas produksi. Indonesia telah memberikan penjelasan dan menunggu hasil investigasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 11.27
Kena Tarif Impor Trump 10 Persen, RI Minta Sawit Dikecualikan
Berita terkait
Libas China dan Vietnam, Rumput Laut RI Bebas Tarif AS
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.15
AS Sebut China Komitmen Impor 10 Juta Ton Batu Bara untuk 2027 dan 2028
kumparan · 26 September 2026 pukul 15.15
Gelar Demo, SPKS Desak DSI Tak Bebankan Margin Ekspor kepada Petani Sawit
JawaPos · 26 September 2026 pukul 08.11
Jaga Mutu Global, Kopi Arabika Binaan PalmCo Kembali Diekspor ke AS
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 17.56