Gelar Demo, SPKS Desak DSI Tak Bebankan Margin Ekspor kepada Petani Sawit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mendesak PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) untuk memperkuat tata kelola perdagangan sawit melalui transparansi transaksi ekspor dan integrasi data. Tuntutan ini disampaikan dalam aksi Hari Tani Nasional guna mencegah praktik under-invoicing dan transfer pricing, serta mengoptimalkan penerimaan negara.
SPKS menekankan agar kebijakan ekspor satu pintu tidak menambah rantai perdagangan atau biaya transaksi yang dapat menekan harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani. Ketua Umum SPKS, Sabarudin, juga menghimbau agar DSI tidak berperan langsung sebagai pelaku transaksi perdagangan CPO, melainkan fokus pada pengawasan dan transparansi agar kesejahteraan petani tetap terlindungi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.09
Sinergi SMV Kemenkeu Dorong Kemiri NTB Tembus Pasar Global
Berita terkait
Dukung Hilirisasi, BPDP Dorong Korporatisasi Petani Sawit Berkelanjutan
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 13.41
Sawit Bakal Masuk Bursa Mineral, Begini Respons Pengusaha
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.51
Sumbang Devisa Lebih Rp356 Triliun, Indonesia Perlu Perkuat Aliansi dengan Negara Produsen Sawit
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 12.55
Harga Sawit RI Dimanipulasi, Prabowo: Jual Rp15.000, di Eropa Rp27.000
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.14