RI Punya 1.000 Lebih BUMN, Tapi 97% Dividen Cuma dari 15 Perusahaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPI Danantara mengungkap ketimpangan besar antara nilai aset BUMN dengan pendapatan yang dihasilkan. Dari total 1.074 entitas BUMN, sekitar 97% setoran dividen ke negara hanya berasal dari 15 perusahaan. Sementara itu, lebih dari separuh atau 52% BUMN justru membukukan kerugian.
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Danantara untuk mengoptimalkan aset negara guna meningkatkan produktivitas dan imbal hasil. Sebagai solusinya, Danantara membuka peluang kerja sama dengan sektor swasta untuk mengelola lini bisnis non-strategis agar lebih efisien. Saat ini, analisis portofolio sedang dilakukan pada sektor vital seperti jalan tol, bandara, pelabuhan, serta minyak dan gas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 17.56
Rosan Ungkap Jumlah BUMN Kini 354, 97% Dividen Hanya dari 15 Perusahaan
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 19.19
Rekayasa Ulang BUMN Melalui Danantara sebagai Motor Kekuatan Nasional
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 19.14
Danantara Pangkas 354 BUMN Merugi, Mayoritas Aset Sudah Tidak Beroperasi
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 17.56
BUMN Dipangkas Jadi 354, Rosan Ungkap 97% Dividen Cuma dari 15 Perusahaan
Berita terkait
Prabowo: Setoran Dividen BUMN 2025 Tembus Rp142,3 Triliun, Naik 67 Persen
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.19
Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya, Langkah Strategis untuk Perbaikan Ekonomi
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 15.00
Ditanya Nasib BUMN Tekstil, Bos Danantara Bilang Sudah Ada Kesepakatan
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.35
Jadi Kesalahan, Purbaya Dinilai Masih Menganggap BUMN Sebagai Sapi Perah
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 10.49