Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Danantara Dahulukan Merger 4 BUMN Karya, Langkah Strategis untuk Perbaikan Ekonomi

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengumumkan rencana merger empat BUMN konstruksi, yaitu PT PP, PT Adhi Karya, PT Brantas Abipraya, dan PT Nindya Karya. Proses ini dijalankan sebagai langkah awal sebelum menangani BUMN yang membutuhkan restrukturisasi lebih kompleks. Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyatakan bahwa keempat perusahaan ini dipilih karena dianggap paling mudah untuk digabungkan. Setelah proses merger selesai, Danantara akan fokus pada perusahaan yang memerlukan upaya lebih besar seperti PT Wijaya Karya (Wika) dan PT Waskita Karya. Untuk Wika dan Waskita, langkah yang direncanakan meliputi restrukturisasi, divestasi aset, dan penurunan utang. Dony menambahkan bahwa Hutama Karya dianggap relatif sehat dan tidak membutuhkan langkah agresif. Danantara juga menyatakan bahwa pemetaan perusahaan yang akan masuk dalam proses perampingan telah selesai dilakukan. Target perusahaan yang tersisa dalam proses perampingan BUMN adalah sekitar 200 perusahaan pada akhir tahun 2026. Setiap perusahaan akan mendapatkan perlakuan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing. Dony menekankan bahwa pendekatan yang ditakejarkan akan berbeda-beda tergantung pada situasi keuangan dan operasionalnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait