Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

RI Tiru Cara Korsel Jadi Negara Maju, Tetapkan Sektor Prioritas

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan Korea Selatan (Korsel) menjadi tolok ukur bagi Indonesia untuk mencapai ambisi menjadi negara maju. Saat ini, pertumbuhan sektor manufaktur Indonesia berada di level 3,77 persen, investasi sebesar 4,84 persen, dan pertumbuhan PDB di kisaran 5,16 persen. Angka-angka ini masih jauh di bawah rekam jejak Korsel yang berhasil menjadikan investasi produktif sebagai fondasi transformasi menuju High-Income Economy pada 1995, dengan pertumbuhan manufaktur di atas 10,7 persen, investasi di atas 10,6 persen, dan pertumbuhan PDB mencapai 8,8 persen.

Untuk menyaingi pencapaian Korsel, pemerintah Indonesia telah menetapkan sejumlah sektor prioritas yang harus dikembangkan. Sektor-sektor tersebut meliputi infrastruktur digital, hilirisasi sumber daya alam (SDA), manufaktur bernilai tambah tinggi, industri hulu strategis, ketahanan pangan, hingga energi terbarukan.

Namun, Suahasil menekankan bahwa pengembangan seluruh sektor tersebut membutuhkan dukungan enablers agar target pertumbuhan dapat tercapai. Enablers yang diperlukan antara lain modal manusia dan produktivitas, infrastruktur dan konektivitas yang andal, institusi yang efektif dan kepastian regulasi, stabilitas makroekonomi dan kondisi pembiayaan yang kompetitif, serta stabilitas politik dan keamanan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait