Menperin: Industri Manufaktur Sumbang 18% PDB, Bantah RI Deindustrialisasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita membantah narasi bahwa Indonesia mengalami deindustrialisasi. Menurut data Kemenperin dan BPS, kontribusi industri pengolahan terhadap PDB stabil di kisaran 18-19 persen dalam empat tahun terakhir. Pada Kuartal II 2026, industri pengolahan menyumbang 18,50% PDB dengan pertumbuhan tahunan (yoy) 4,52%. Sektor manufaktur 2025 berhasil melampaui pertumbuhan ekonomi nasional (5,11% vs 5,03% pada 2024), kondisi yang terakhir terjadi pada 2011. Investasi manufaktur tetap stabil dari 2020-2025, yaitu 40% dari total investasi masuk Indonesia. Industri makanan dan minuman tumbuh 6,51%, industri barang logam 8,04%, serta industri tekstil dan pakaian jadi 6,36% pada Kuartal II 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.52
Mencari Mesin Baru Buat Mengejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Prabowo
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 22.08
NasDem: Pemerintah harus Perkuat Fondasi Ekonomi untuk Capai Target 6 Persen
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 14.01
Rasio Utang Luar Negeri Tetap Terjaga, BI Laporkan Triwulan II sebesar USD 453,4 Miliar
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.01
Ekonomi RI Menunjukkan Daya Tahan di Tengah Tekanan Global dan Regional
Berita terkait
Video: Jaga Mesin Pertumbuhan Lewat Industri Pengolahan - Magang Hub
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 15.00
Belanja APBN 2027 Dipatok Rp4.106 T, Mampukah Dongkrak Ekonomi RI?
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 07.26
APBN 2027 Resmi Disahkan, Pemerintah Bongkar Jurus Baru Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.36
Airlangga Ungkap Ekonomi Hijau Bisa Serap 5,3 Juta Pekerja di 2029
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 04.45