Rekening Massal 200 Juta Warga Bakal Diisi Rp50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah berencana membuka rekening bank massal bagi lebih dari 200 juta warga Indonesia dengan dana awal Rp50.000 per rekening. Program ini membutuhkan estimasi anggaran sekitar Rp11 triliun yang bersumber dari APBN. Inisiatif ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses layanan keuangan formal dan meningkatkan inklusi serta literasi keuangan masyarakat.
Pelaksanaan program akan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan mulai berjalan sebelum akhir 2026. Pemerintah saat ini tengah menyusun skema teknis bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta mempertimbangkan sinkronisasi data dengan Dukcapil. Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) disiapkan sebagai bank pelaksana untuk menjangkau masyarakat skala besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 18.56
Airlangga: Pemerintah siapkan Rp11 triliun untuk rekening massal
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.30
Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit Macet
kumparan · 9 September 2026 pukul 18.59
Saldo Awal Rekening WNI 17 Tahun Rp 50 Ribu, Dananya dari APBN Rp 11 T
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.45
Nganggur Rp100 T, Dana Pemda di Bank Mau Ditarik Purbaya
Berita terkait
Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun untuk Buka Rekening 200 Juta Masyarakat
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 21.15
Rp11 Triliun APBN Disiapkan untuk Saldo Rekening Masyarakat, Ini Penjelasan Purbaya
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 02.47
Purbaya, Menkop dan Bos Danantara Setuju Utang KDMP ke Bank Dibayar APBN
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.40
Warga 17 Tahun RI Dapat Rekening Plus Saldo Rp50 Ribu, Dana dari APBN
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.18