RSUD Kota Bogor bidik pembiayaan non-APBD lewat WJIC 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerbit Kota Bogor, Jawa Barat, membidik pembiayaan alternatif di luar APBD untuk pengembangan RSUD Kota Bogor melalui West Java Investment Challenge (WJIC) 2026. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyatakan peluang ini terbuka setelah proyek pengembangan RSUD Kota Bogor berhasil masuk dalam 12 besar proyek terbaik WJIC 2026. RSUD Kota Bogor saat ini memiliki kapasitas sekitar 500 tempat tidur dan melayani masyarakat Kota Bogor serta daerah sekitar. Dalam lima tahun terakhir, rumah sakit ini mengalami perubahan total dari sisi fasilitas hingga jangkauan pelayanan. Pembiayaan alternatif diperlukan agar pengembangan tidak bergantung sepenuhnya pada APBD. Proyek ini masuk sebagai salah satu dari 12 proyek terbaik yang lolos dari sekitar 40 proyek kabupaten/kota di Jawa Barat. Proses kompetisi WJIC tahun ini dilakukan lebih selektif dengan melibatkan instansi terkait, calon investor, dan perbankan. Setelah site visit, 12 proyek akan melakukan presentasi untuk menentukan lima terbaik tingkat Jawa Barat. Tujuannya agar proyek investasi benar-benar terealisasi dan berguna bagi masyarakat Kota Bogor. RSUD Kota Bogor, Bank Syariah Indonesia, dan DPMPTSP Provinsi Jawa Barat juga menandatangani Letter of Intent (LoI) sebagai komitmen awal.
Bagikan
Berita terkait
Purbaya: Uang Jakarta Sudah Kebanyakan
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 04.01
Wali Kota Jambi Temui Pramono, Ingin Belajar soal JAKI hingga Pengelolaan BUMD
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.30
Backlog Hunian Jakarta Tembus 402 Ribu
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 20.15
BI: "Creative financing" bantu daerah jaga ekonomi
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 11.00