Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Backlog Hunian Jakarta Tembus 402 Ribu

Backlog perumahan Jakarta mencapai 402.287 kepala keluarga, dengan 29.000 unit apartemen belum terserap pasar. Pemerintah DKI Jakarta fokus pada transit-oriented development (TOD) untuk mengintegrasikan hunian dengan transportasi publik seperti MRT, LRT, KRL, dan TransJakarta. Kolaborasi antara pemerintah dan sektor properti melalui skema creative financing serta program FPPR dengan bunga tetap 5% dan tenor hingga 20 tahun diperluas akses pemilikan rumah. Kebijakan perumahan menyasar Masyarakat Berpenghasilan Tertentu (MBT) dan memperkuat hunian vertikal melalui ranperda rumah susun.

Berita terkait