BI: "Creative financing" bantu daerah jaga ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) Jawa Timur mendorong pemerintah daerah menerapkan skema pembiayaan kreatif (creative financing) untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan memenuhi kebutuhan investasi yang meningkat. Langkah ini bertujuan mendiversifikasi sumber pendanaan di luar APBD guna mengatasi tantangan ruang fiskal dan transfer daerah. Ekonomi Jawa sendiri tercatat tumbuh 5,65% (yoy), dengan investasi berkontribusi strategis sebesar 29,68% terhadap PDRB Jawa.
Beberapa skema yang diusulkan meliputi pinjaman daerah, Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), obligasi, sukuk daerah, optimalisasi barang milik daerah, serta blended finance. Meskipun regulasi telah tersedia, implementasinya masih terkendala kesiapan kelembagaan dan kapasitas SDM daerah. Oleh karena itu, Kemendagri dan Bappenas menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta penguatan kapasitas fiskal agar pembiayaan ini efektif mempercepat infrastruktur dan menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 06.59
IHSG Diprediksi Naik, Investor Tunggu Bank Indonesia Umumkan Suku Bunga
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 14.01
Rasio Utang Luar Negeri Tetap Terjaga, BI Laporkan Triwulan II sebesar USD 453,4 Miliar
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 10.52
Utang Luar Negeri Indonesia Terus Bertambah, Kuartal II 2026 Tembus Rp8.062 Triliun
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.47
Utang Luar Negeri Indonesia Melonjak Jadi Rp8.089 Triliun
Berita terkait
BI: Utang Luar Negeri RI Tembus US$453,4 M di Q2-2026, Tumbuh 4,4%
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.14
Mendagri Tito Dorong Kepala Daerah Terapkan Kepemimpinan Teknokratik untuk Genjot PAD
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.23
Rupiah Ditutup Stabil, Efek MSCI Mulai Memudar
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 18.35
Video: Sinyal Suku Bunga Tinggi BI dan The Fed, Bos MI Ungkap Efeknya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 16.58