Rupiah Berbalik Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.530
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah berbalik melemah 0,17% menutup di Rp17.530/US$ pada Kamis (10/9/2026), mengalahkan penguatan tajam 0,71% pada Rabu sebelumnya. Nilai rupiah masih berada di level terkuat 17 pekan. Dolar AS diperkirakan akan naik suku bunga oleh Fed pada September berdasarkan data inflasi dan tenaga kerja AS. Kenaikan harga minyak Brent di atas US$100/barel dan imbal hasil obligasi AS 10 tahun tertinggi 2023 mendorong ketakutan inflasi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan APBN siap menahan dampak harga minyak hingga US$100/barel tanpa menambah subsidi energi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 11.00
Rupiah Tertekan ke 17.512 per Dolar AS, Ini Sentimen yang Membayangi
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 09.41
Sentimen rupiah dipengaruhi antisipasi pengumuman besaran buyback UST
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.58
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.512 per Dolar AS, Pasar Pantau Buyback UST
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 07.20
Harga Emas Tembus US$ 4.400, Pasar Menanti Data Inflasi AS
Berita terkait
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun di Bawah Rp17.500
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.02
Mayoritas Mata Uang Kawasan Membaik, Rupiah Diperkirakan Menguat
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 11.41
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.635
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 09.03
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.763, Tekanan Dolar AS Diramal Masih Berlanjut
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 16.39