Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.512 per Dolar AS, Pasar Pantau Buyback UST
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis 0,01 persen ke level Rp17.512 per dolar AS pada 10 September. Pelemahan ini dipengaruhi oleh antisipasi pasar terhadap pengumuman Departemen Keuangan AS mengenai besaran buyback surat utang US Treasury (UST) bertenor panjang, yang diperkirakan mencapai minimal 4 miliar dolar AS.
Selain faktor UST, rupiah tertekan oleh kenaikan harga minyak dunia akibat eskalasi konflik Timur Tengah yang meningkatkan risiko inflasi global. Investor juga menunggu rilis data Consumer Price Index (CPI) AS sebagai petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve pekan depan. Rupiah diprediksi akan bergerak fluktuatif dalam kisaran Rp17.475 hingga Rp17.600 per dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 09.41
Sentimen rupiah dipengaruhi antisipasi pengumuman besaran buyback UST
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 09.02
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun di Bawah Rp17.500
JawaPos · 10 September 2026 pukul 06.45
Rupiah Berpotensi Menguat ke Rp 17.480 per Dolar AS, Ditopang Data Ekonomi Domestik
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 17.50
Rupiah Terbang Tinggi, Hari Ini Menguat ke Rp17.632 per Dolar AS
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Loyo ke 17.744 Tersengat Data Ekonomi AS
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.15
Rupiah Melemah Tipis ke 17.725 per Dolar AS, Sinyal The Fed Jadi Penentu
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.30
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.00
Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.800 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 09.03