Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.728, Berpotensi Berbalik Arah

Nilai tukar rupiah dibuka kuat di Rp17.728 per dolar AS pada Kamis (3/9/2026), menguat 0,2 persen dari penutupan sebelumnya di Rp17.763. Namun, pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah akan fluktuatif dan berpotensi melemah hingga berada di rentang Rp17.760-Rp17.800 pada penutupan perdagangan hari itu.

Tekanan inflasi domestik menjadi sorotan pasar. Inflasi bulanan Agustus 2026 tumbuh 0,21 persen, berbalik dari deflasi 0,14 persen pada Juli. Secara tahunan, inflasi mencapai 3,19 persen, naik dari 2,88 persen pada Juli. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan kontribusi terbesar terhadap kenaikan inflasi, berpotensi mempengaruhi daya beli masyarakat.

Di sisi lain, surplus perdagangan dan ekspor yang kuat menjadi penopang bagi rupiah. Ekspor Indonesia pada Juli 2026 mencapai US$26,22 miliar, naik 6,05 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ekspor nonmigas tumbuh 6,84 persen, sementara ekspor migas turun 14,58 persen. Kinerja ekspor yang tetap kuat membantu menjaga pasokan valuta asing dan mendukung stabilitas rupiah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait