Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Menguat Tinggalkan 18.000, Intip Prediksi Hari Ini

Nilai tukar rupiah menguat 55 poin atau 0,31% pada perdagangan Rabu (5/8/2026), berada di level 17.972 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di 18.027. Penguatan ini terjadi meskipun pasar masih menunggu rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat yang dianggap penting untuk menentukan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve. Menurut Muhammad Amru Syifa dari ICDX, pelemahan rupiah saat ini lebih dipengaruhi oleh sentimen eksternal, termasuk ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang mendorong permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven.

Di sisi domestik, pasar sedang memantau rilis Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) Juni 2026 yang menunjukkan defisit lebih kecil dari perkiraan, serta inflasi Juli yang tetap berada dalam kisaran sasaran Bank Indonesia. Hari ini, perhatian investor tertuju pada rilis Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kuartal II 2026. Jika pertumbuhan ekonomi di atas ekspektasi pasar, rupiah berpotensi mendapatkan dorongan positif karena mencerminkan fundamental ekonomi yang solid.

Rupiah diprediksi bergerak pada kisaran 17.950-18.100 per dolar AS dalam jangka pendek. Tekanan eksternal masih mendominasi, namun ruang pelemahan diperkirakan terbatas karena didukung inflasi domestik yang terkendali, prospek pertumbuhan ekonomi yang positif, dan komitmen Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar. Ke depan, arah rupiah akan dipengaruhi oleh hasil rilis PDB Indonesia dan data ketenagakerjaan AS.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait