Rupiah Ditutup Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.630
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah ditutup stagnan di Rp17.630 per dolar AS pada Senin (7/9/2026), sama dengan penutupan Jumat sebelumnya. Rupiah sempat dibuka kuat di Rp17.610, namun melemah hingga Rp17.665 sebelum pulih dan mengakhiri perdagangan di level yang sama. Indeks dolar AS (DXY) melemah tipis 0,09% ke 99,088, setelah sebelumnya menguat 0,27% pada Jumat.
Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia mencapai US$146,5 miliar pada akhir Agustus 2026, naik US$1,2 miliar dari akhir Juli. Kenaikan ini didorong penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, meskipun masih ada pembayaran utang luar negeri. Cadangan devisa setara dengan 5,4 bulan impor, masih di atas standar tiga bulan impor.
Di pasar global, dolar AS kesulitan mempertahankan penguatan meski peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September diperkirakan 57%. Perhatian pasar tertuju pada data inflasi AS yang akan rilis Jumat. Pelemahan DXY memberi ruang bagi rupiah untuk pulih, meski belum cukup untuk kembali ke zona positif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 11.50
Cadangan Devisa Agustus Naik USD1,2 Miliar Ditopang Utang Luar Negeri
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 11.40
Cadangan Devisa Indonesia Tembus US$ 146,5 Miliar di Agustus
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 11.35
Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi US$146,5 Miliar pada Agustus 2026
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 10.44
BI: Cadev Agustus 2026 capai 146,5 miliar dolar, naik 1,2 miliar dolar
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Perkasa terhadap Dolar AS, Sentuh 17.810
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.50
Rupiah Dibuka Menguat 0,11%, Dolar AS Turun ke Rp17.610
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 09.08
Rupiah Moncer Senin Pagi, Ternyata Ini Faktor Pendukungnya
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 11.23
Rupiah Menguat ke 17.897 per Dolar AS, Cadangan Devisa Jadi Penopang
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.00