Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Kembali Melemah Tertekan Data Tenaga Kerja AS

Nilai tukar rupiah melemah 21 poin (0,12%) menjadi Rp 17.915 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis (1/10/2026). Penurunan ini dipicu oleh data Automatic Data Processing (ADP) Employment Change AS periode September 2026 yang naik signifikan menjadi 90 ribu dari 38 ribu, menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja AS yang meningkatkan permintaan dolar.

Kondisi ini terjadi meski indikator inflasi PCE dan Core PCE AS berada di bawah estimasi pasar. Di dalam negeri, Bank Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas kurs. Pasar kini menantikan data BPS terkait inflasi September yang diprediksi naik menjadi 3,35% yoy dan surplus neraca perdagangan Agustus yang diperkirakan meningkat menjadi US$ 0,93 miliar. Rupiah diproyeksikan bergerak di rentang Rp 17.825 hingga Rp 17.925 per dolar AS.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait