Rupiah Melemah, Margin KLBF Masih Tertekan hingga Akhir 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menghadapi tekanan margin akibat pelemahan rupiah dan ketergantungan pada bahan baku impor. Sebagian besar bahan baku masih harus didatangkan dari luar negeri karena ketersediaan lokal terbatas, sehingga fluktuasi kurs menekan gross profit. Tekanan tambahan datang dari kondisi geopolitik Timur Tengah yang memengaruhi harga bahan baku terkait crude oil. Meskipun rupiah mulai menguat, pemulihan margin belum signifikan karena dampak inventory. KLBF melakukan penyesuaian harga selektif dengan hati-hati dan fokus pada efisiensi serta peningkatan produktivitas. Strategi lokalisasi melalui peningkatan TKDN dan pengembangan kemampuan produksi bahan baku obat dijalankan, termasuk joint venture dengan perusahaan China. Ekspor menyumbang 7% penjualan dengan target pertumbuhan double digit. Alokasi capex 2026 turun dari Rp1 triliun karena prioritas dialihkan ke modal kerja.
Bagikan
Berita terkait
Rupiah Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS akibat Lonjakan PPI Amerika Serikat
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.54
Rupiah Lunglai ke Rp17.611 per Dolar AS Imbas Konflik Timteng Memanas
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.27
Rupiah tertekan akibat kenaikan data PPI Amerika Serikat
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 16.24
IHSG Ditutup Melemah 0,73 Persen ke Level 6.541, Bursa Asia Kompak Merah
kumparan · 11 September 2026 pukul 16.19