Rupiah Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS akibat Lonjakan PPI Amerika Serikat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah menjadi Rp17.611 per dolar AS pada Jumat (11/9) berkat lonjakan PPI Amerika Serikat. Data PPI AS mencapai 5,4% yoy, melampaui ekspektasi 5,3% dan sebelumnya 4,8%. Lonjakan ini memicu kekhawatiran inflasi berkelanjutan serta kebijakan moneter ketat Federal Reserve, sekaligus menarik permintaan dolar AS. Tekanan eksternal diperkuhi oleh harga minyak dunia tinggi akibat ketegangan geopolitik, namun rupiah terhindar karena sentimen domestik positif dari data penjualan ritel yang membaik. Fokus pasar mengarah pada rilis CPI AS mendatang untuk menentukan arah rupiah. Pasar diprediksi volatil dalam rentang Rp17.500-Rp17.650 per dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.04
Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.585
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.07
Rupiah Berbalik Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.530
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 11.00
Rupiah Tertekan ke 17.512 per Dolar AS, Ini Sentimen yang Membayangi
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 17.04
Harga Emas Pegadaian 11 September 2026: Antam Betah Rp 2,6 Juta per Gram
Berita terkait
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.635
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 09.03
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.642 per Dolar AS Diterpa Angin Segar The Fed
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 16.24
Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.05
Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.05