Rupiah melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah 0,16 persen menjadi Rp17.722 per dolar AS pada Senin (30/8/2026) seiring memanasnya konflik antara Amerika Serikat dengan Iran. Pasukan AS menyerang dua peluncur rudal di Pulau Larak, Iran, di Selat Hormuz, yang menjadi serangan pertama AS terhadap Teluk sejak akhir Juli. Iran menanggapi dengan menyerang dua pangkalan udara AS di Yordania. Konflik ini mengganggu jalur pasokan minyak dunia melalui Selat Hormuz, jalur penting sebelum perang Februari 2026. Separuhnya, pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di Jackson Hole menekankan fokus pada stabilitas harga, memicu spekulasi kenaikan suku bunga September. Ibrahim Assuabi menyatakan pasar kredit tidak menunjukkan pengetatan kebijakan moneter yang restriktif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 15.45
Rupiah Melemah ke Rp17.722 Sore Ini, Tertekan Risiko Fiskal dan Geopolitik
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 15.12
Rupiah Berakhir di Zona Merah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.710
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.30
Rupiah Melemah ke 17.750 terhadap Dolar AS, Intip Prediksi Hari Ini
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 11.01
Rupiah Sepekan Bertahan di Rp17.693, Pasar Tunggu Data Inflasi dan Sinyal The Fed
Berita terkait
Rupiah melemah seiring pidato "hawkish" dari Kepala The Fed
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 10.41
Rupiah Menguat ke Rp17.718, Pasar Tunggu Arah Suku Bunga dari Pidato Kevin Warsh
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 17.15
Dolar AS Menguat Lagi Pagi Ini, Tembus Level Rp 17.700
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.15
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.778 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 09.30