Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Menguat ke Rp17.718, Pasar Tunggu Arah Suku Bunga dari Pidato Kevin Warsh

Rupiah menguat dibuka perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026, ke posisi Rp17.718 per dolar AS, naik 26 poin atau 0,15 persen dari penutupan sebelumnya di Rp17.744. Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, memperkirakan mata uang ini akan bergerak dalam rentang Rp17.675 hingga Rp17.775 selama sesi perdagangan ini. Namun, volatilitas tetap terbatas karena pasar sedang menunggu kebijakan moneter baru dari The Fed.

Perhatian pasar tertuju pada pidato Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh dalam acara Jackson Hole Economic Policy Symposium, yang diikuti oleh pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15-16 September. Data ekonomi AS yang baru dirilis memberi sinyal campuran bagi kebijakan suku bunga. Indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) naik 0,2 persen secara bulanan, melebihi perkiraan, sementara PCE inti juga tumbuh 0,2 persen bulanan dan 3,3 persen secara tahunan.

Menurut Josua, tekanan inflasi AS juga dipengaruhi oleh fluktuasi harga energi akibat ketegangan geopolitik global, yang menyebabkan harga minyak mentah berubah-ubah. Kombinasi faktor ini membuat pasar belum yakin arah kebijakan moneter The Fed dalam beberapa waktu ke depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait