Rupiah Melemah ke Rp17.722 Sore Ini, Tertekan Risiko Fiskal dan Geopolitik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah menutup perdagangan Senin (31/8/2026) ke level Rp17.722 per USD, tertekan oleh sentimen geopolitik dan kebijakan moneter AS. Ibrahim Assuaibi, analis pasar, menyatakan konflik di Selat Hormuz yang memicu eskalasi pasukan AS melawan Iran setelah serangan kepada peluncur rudal di Pulau Larak. Iran menyerang pangkalan udara AS di Yordananyang mengutip pernyataan Garda Revolusi Iran. Ketidakpastian negosiasi untuk mengakhiri konflik belum terselesaikan, sementara mediator berupaya merevitalisasi jalur pasokan minyak di Selat Hormuz yang sebelumnya menyumbang sekelima pasokan minyak dunia sebelum perang Februari 2024. Tekanan lain datang dari kebijakan AS yang kemungkinan sanksi sekunder baru terhadap Iran setiap pekan untuk memutus akses negara tersebut dari sistem keuangan berbasis dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.30
Rupiah Melemah ke 17.750 terhadap Dolar AS, Intip Prediksi Hari Ini
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 10.41
Rupiah melemah seiring pidato "hawkish" dari Kepala The Fed
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 16.41
Rupiah melemah seiring memanasnya hubungan AS dengan Iran
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 15.30
Usai Rebound Kuat, Harga Emas Kembali Fluktuatif Jelang Keputusan The Fed
Berita terkait
Rupiah Sepekan Bertahan di Rp17.693, Pasar Tunggu Data Inflasi dan Sinyal The Fed
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 11.01
Rupiah Hari Ini Jatuh ke Rp17.725 per Dolar AS, Analis Beberkan Apa Saja Pemicunya
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 18.16
Rupiah Diprediksi Berpotensi Melemah pada Senin
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.40
Rupiah Hari Ini Melemah Dipengaruhi Iran dan Selat Hormuz
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 10.47