Rupiah Menguat 4 Hari Beruntun, Dolar AS Turun ke Rp17.750
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menguat 0,75% ke Rp17.750/US$ pada penutupan Senin (10/8/2026), melanjat tren penguatan empat hari beruntun sejak 5 Agustus. Sepanjang hari, rupiah bergerak di rentang Rp17.730–Rp17.825, ditutup 50 poin lebih kuat dari pembukaan. Penguatan terjadi meski indeks dolar AS (DXY) naik tipis 0,12% ke 99,656.
Pemicu utama: Istana mengumumkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia. Presiden Prabowo telah mengirim surat ke DPR memuat satu nama tersebut. Destry kini menjabat Pejabat Sementara Gubernur BI sejak Perry Warjiyo mundur 25 Juli 2026. Kepastian pergantian kepemimpinan bank sentral dinilai pasar penting bagi kesinambungan kebijakan moneter dan stabilitas rupiah.
Faktor eksternal turut mendukung: DXY berada di level terendah dua bulan terakhir setelah data ketenagakerjaan AS Juli menunjukkan kehilangan lapangan kerja tak terduga dan revisi turun dua bulan sebelumnya. Peluang kenaikan suku bunga Fed September turun dari 67% ke 44%. Pasar kini menanti data inflasi AS Juli sebagai penentu arah kebijakan Fed dan pergerakan dolar selanjutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 15.58
Rupiah Bangkit ke Rp17.755 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 07.40
Menakar Kredibilitas Destry Damayanti: Modal dan PR Calon Bos BI
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 07.40
Menakar Modal, Kredibilitas Destry Damayanti Sebagai Calon Bos Baru BI
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 07.00
Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI, Simak Reaksi Pasar dan Pengaruh ke Rupiah
Berita terkait
Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.835 Pagi Ini
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.02
Rupiah Hari Ini Lesu ke 17.884 Tersengat Antisipasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 17.23
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.884 per Dolar AS Selasa Sore
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.21
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 09.30