Rupiah Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.835 Pagi Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah melemah 0,022% ke posisi Rp17.835/US$ pada Kamis (24/9/2026), membalikkan penguatan sebelumnya. Pelemahan ini dipicu oleh penguatan indeks dolar AS (DXY) ke level 101,132, yang mencapai titik tertinggi dalam hampir dua bulan. Hal ini terjadi akibat meningkatnya ekspektasi pasar bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober guna menekan inflasi, didukung oleh kenaikan Indeks PMI Komposit AS menjadi 58,4.
Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI Rate di level 5,75% selama tiga pertemuan berturut-turut sejak Juni 2026. Suku bunga deposit facility tetap 4,75% dan lending facility 6,50%. BI berkomitmen memperkuat kebijakan untuk menarik modal asing dan menjaga stabilitas rupiah guna mendukung pertumbuhan ekonomi sektor riil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 17.23
Rupiah Hari Ini Lesu ke 17.884 Tersengat Antisipasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.21
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.884 per Dolar AS Selasa Sore
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 10.26
Rupiah menguat seiring potensi BI tahan suku bunga
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.43
Investor Fokus kepada The Fed, Rupiah Kembali Melemah
Berita terkait
Rupiah Loyo ke Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 09.45
Kurang Tenaga, Rupiah Rp17.753 per Dolar AS Kamis Sore
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.00
Diperberat Sentimen Suku Bunga The Fed, Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp 17.884 per Dolar AS
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.33
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 09.30