Rupiah menguat dipengaruhi rencana pemangkasan kuota BBM bersubsidi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menguat 0,52 persen menjadi Rp17.748 per dolar AS pada Kamis, dipengaruhi rencana pemerintah menyusutkan kuota BBM bersubsidi sebesar 58,5 persen pada 2027. Pengendalian subsidi dilakukan dengan asumsi harga minyak Indonesia Crude Price (ICP) Rp75 per barel, di bawah harga pasar Rp83 per barel. Analis Ibrahim Assuabi menyatakan kebijakan berpotensi menghambat akses masyarakat pengguna Pertalite yang tergolong kelompok berpendapatan rendah. Di sisi lain, investor masih waspada menjelang rilis data transaksi kuartal II pasca defisit KQ1 yang meluas ke level tertinggi 2019 akibat gejolak Timur Tengah. Kebijakan buyback obligasi Treasury AS menurunkan imbal hasil 10-tahun lebih dari 5 basis poin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 14.20
Investasi Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Nasional Jadi Bagian Utama Industrialisasi
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.28
Investasi RI Tembus Rp 1.010 T, Pengusaha Ungkap Dampaknya ke Industri Lokal
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 20.37
Indonesia-Uni Eropa Targetkan Penandatanganan IEU CEPA Oktober 2026
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 18.35
Airlangga Targetkan Dokumen IEU CEPA Ditandatangani Oktober 2026
Berita terkait
Video: Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG dan Rupiah Anjlok Berjamaah
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.20
Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.00
Video: Rupiah Jebol Level Rp 18.000/USD, Risiko Ini Harus Diwaspadai
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.07
Rupiah Dibuka Melemah ke 17.997 per Dolar AS, Investor Cermati The Fed
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 11.15