Rupiah Dibuka Melemah ke 17.997 per Dolar AS, Investor Cermati The Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3181744/original/039116300_1594892567-20200716-Rupiah-1.jpg)
Nilai tukar rupiah melemah 0,11 persen ke level 17.997 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Selasa (29/9/2026). Penurunan ini dipicu oleh meningkatnya imbal hasil obligasi AS dan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Data CME FedWatch menunjukkan peluang 70 persen untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 28 Oktober mendatang.
Tekanan terhadap rupiah juga dipengaruhi oleh ketegangan hubungan AS-Iran serta sikap Presiden Donald Trump terhadap proposal nuklir Teheran. Selain itu, investor bersikap hati-hati menantikan rilis data ekonomi AS, termasuk data lowongan pekerjaan Jolts, untuk memprediksi arah kebijakan moneter The Fed selanjutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 12.04
Kurs Rupiah Makin Melemah, USD Jadi Rp 17.997
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 09.26
Rupiah Jebol Level Rp18 Ribu per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.06
BI Buka Suara soal Rupiah Kembali Tembus Rp18 Ribu Hari Ini
Detik.com · 29 September 2026 pukul 09.32
Dolar AS Tembus Rp 18.000 Lagi
Berita terkait
Rupiah Melemah Dekati 18.000 per Dolar AS, Analis Ungkap Penyebabnya
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 10.40
Pergerakan rupiah dipengaruhi ekspektasi pengetatan kebijakan Fed
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 10.37
Terus Melemah, Rupiah Berpotensi Terperosok ke Rp 18.000 Hari ini
JawaPos · 25 September 2026 pukul 09.00
Lanjutkan Pelemahan, Rupiah Berpotensi Terperosok ke Rp 18.000 Hari ini
JawaPos · 25 September 2026 pukul 06.45