Rupiah Menguat Dampak Rencana Pemangkasan Kuota BBM Bersubsidi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah menguat 0,52 persen atau 92 poin ke Rp17.748 per dolar AS pada perdagangan Kamis (20/8), didorong oleh respons pasar terhadap rencana pemerintah memangkas kuota BBM bersubsidi hingga 58,5 persen pada 2027. Analis Ibrahim Assuabi menyatakan kebijakan ini berpotensi memengaruhi akses masyarakat, terutama pengguna Pertalite, terhadap BBM subsidi. Pemerintah menggunakan asumsi harga minyak mentak Indonesia (ICP) sebesar 5 dolar AS per barel pada 2027, masih di bawah harga pasar sekitar 83 dolar AS per barel. Defisit neraca perdagangan pada kuartal pertama melebar ke level tertinggi sejak 2019 akibat geopolitik Timur Tengah yang mendorong harga minyak dunia naik. Pasar masih menunggu rilis data transaksi kuartal kedua dan keputusan Bank Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.22
Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat di Level Rp17.694 per USD
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 16.38
Rupiah Menguat ke Rp17.748, Pasar Respons Rencana Pangkas Kuota BBM Subsidi
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.59
Rupiah Menguat ke Rp17.748 per Dolar AS Kamis Sore
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 09.51
Rupiah Menguat Pagi Ini Usai BI Rate Ditahan
Berita terkait
Awal Perdagangan, Rupiah Kembali Tertekan di Level Rp17.908 per USD
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 09.22
Pantas Saja Rupiah Susah Menguat, Ini Ternyata Biang Keroknya!
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 06.50
Nilai Tukar Rupiah Terdepresiasi 7,74 Persen hingga Akhir September 2026, Ini Penjelasan BI
JawaPos · 30 September 2026 pukul 14.00
BI Ungkap Rupiah Melemah 7,74 Persen Sejak Awal Tahun 2026, Ini Penyebabnya
kumparan · 30 September 2026 pukul 13.53