Rupiah Tertekan di Awal Perdagangan, Jadi Mata Uang Asia Paling Loyo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah 0,31% menjadi mata uang Asia paling lemo di awal perdagangan Senin (31/8/2026), dibuka di Rp17.748 per USD. Ringgit Malaysia merupakan yang kedua pelemahan (0,2%), diikuti baht Thailand (0,13%), dolar Taiwan (0,06%), dan peso Filipina (0,03%). Yen Jepang menguat 0,16% sebagai mata uang paling kuat. Pengamat Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah berfluktuasi di rentang Rp17.600-Rp17.900 per USD, dipengaruhi inflasi BPS dan data perdagangan Juli. Pelaku pasar menunggu data inflasi resmi untuk keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 10.41
Rupiah melemah seiring pidato "hawkish" dari Kepala The Fed
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 09.04
Awal Pekan, IHSG Dibuka Melemah 0,20 Persen ke Level 6.505
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 09.03
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.725 Pagi Ini
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 16.45
Bunga Kredit Properti di AS Naik Jadi 6,66 Persen, Pasar Perumahan Kian Tertekan
Berita terkait
Rupiah Melemah ke 17.775 per Dolar AS, Pasar Tunggu Pidato The Fed
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 11.00
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.875
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.03
Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 15.09
Rupiah Perkasa di Akhir Pekan, Menguat ke 18.022 per Dolar AS
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 19.00